i3iOUUQxPcw&t=3s

KEUANGAN

• 04 Feb 2019

Kaya Dari Bisnis Kotor


Lilianty Lim beserta ketiga anaknya harus menerima kenyataan pahit. Sang suami, Steven tega meninggalkan mereka. Suaminya lebih memilih menjadi kaya dari bisnis kotornya daripada kehangatan keluarga.

Uang Banyak Memicu Pertengkaran

Lilianty beserta suaminya mengalami perubahan signifikan dalam kehidupan rumah tangganya. Keadaan ekonomi keluarga mereka meningkat semenjak Steven, suaminya memiliki bisnis investasi. Sayangnya, bisnis itu ternyata bisnis kotor. Dalam memikat hati klien untuk menanam investasi, Steven menghalalkan berbagai cara.

Mengajak klien pergi ke tempat hiburan sambil menikmati obat-obatan terlarang menjadi senjata ampuhnya. Dia bahkan menyodorkan perempuan-perempuan malam untuk memuaskan nafsu para kliennya. Bisnis investasi Steven memang berjalan lancar dan menghasilkan banyak uang, akan tetapi memicu pertengkaran di dalam pernikahannya.

Pada awalnya, Lili membiarkan suaminya menjalankan bisnis kotor itu. Namun, lama-kelamaan dia mulai protes karena suaminya itu jadi jarang pulang. Lili merasa Steven lebih peduli dengan bisnisnya daripada memperhatikan dia dan anak mereka. Pertengkaran keduanya tidak dapat dihindari. Steven bahkan tega berbuat kasar secara fisik dengan menjambak dan menghimpit istrinya itu ke lantai.

Hilang Tanpa Kabar

Perilaku kasarnya itu dilihat oleh anak sulung mereka. Anaknya hanya menatap tanpa berbuat apa-apa. Namun, Steven menyadari ada bibit kebencian di dalam tatapan anaknya itu. Sejak pertengkaran keduanya, Steven semakin jarang pulang ke rumah. Lili hanya bisa menunggu suaminya itu pulang sembari menyimpan kekuatiran begitu besar.

Berbulan-bulan sudah Steven pergi tanpa kabar. Kecemasan Lili semakin bertambah karena dia tidak tahu harus berbuat apa untuk memenuhi kebutuhannya beserta ketiga anaknya. Dia hanya seorang ibu rumah tangga yang bergantung penuh secara finansial kepada sang suami. Sementara, suaminya tidak meninggalkan uang untuk mereka.



Comment


ARTIKEL TERKAIT